WhatsApp

Yogyakarta atau sering disebut Jogja terkenal dengan makanan manisnya yang unik dan lezat. Makanan manis khas Jogja telah menjadi bagian dari warisan kuliner selama bertahun-tahun. Kelezatannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Saat berkunjung ke Jogja, tidak ada salahnya menjelajahi beragam makanan manis yang ditawarkan di kota Jogja, seperti yang diuraikan di bawah ini.

Manuk Nom

Manuk Nom
Manuk Nom

Manuk Nom terbuat dari kukusan adonan tape ketan hijau dan telur yang disajikan dingin bersama dengan dua buah keripik melinjo. Makanan ini mencerminkan akulturasi budaya Jawa-Belanda pada era pemerintahan Sultan HB VII-VIII. Hidangan ini sering dijadikan makanan penutup pada jamuan-jamuan di Keraton Yogyakarta.

Prawan Kenes

Prawan Kenes terbuat dari pisang yang diikat dengan daun pandan, dikukus, lalu dipanggang. Disajikan dengan santan dan dianggap sebagai hidangan favorit di wilayah Yogyakarta. Prawan Kenes ini sering dikaitkan dengan masakan lokal dan disajikan di restoran yang terletak di kawasan Keraton Yogyakarta, yaitu Bale Raos.

Prawan Kenes
Prawan Kenes

Tapak Kucing

Tapak Kucing
Tapak Kucing

Makanan manis tradisional Jawa yang berasal dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Tapak kucing terbuat dari pisang yang dihaluskan dan dicampur dengan tepung terigu, gula pasir, dan santan, kemudian dibentuk menjadi gulungan. Nama Tapak Kucing berarti kaki kucing dalam bahasa Indonesia, dan nama jajanan ini diambil dari bentuknya yang menyerupai cetakan kaki kucing. Makanan ini merupakan kudapan yang populer di Yogyakarta dan sering disajikan sebagai pendamping minum teh.

Rondo Kepomo

Rondo Kepomo merupakan dessert dari adonan gula pasir dengan topping whipped cream. Dessert ini memiliki tekstur lembut dan rasa manis, serta beraroma caramel. Selain disajikan dengan topping whipped cream, biasanya ditambahkan pula buah ceri di bagian atasnya. Rondo Kepomo seringkali disebutkan di berbagai blog makanan dan postingan media sosial, yang menunjukkan popularitasnya sebagai makanan manis.

Bakpia

Bakpia merupakan kue kecil berbentuk bulat yang biasanya diisi dengan kacang hijau, tetapi bisa juga diisi dengan isian lain seperti coklat, durian, dan keju. Kue ini telah menjadi oleh-oleh favorit bagi para pengunjung Jogja. Secara komersial, bakpia dikemas dalam kotak kecil dan dijual di banyak toko makanan di Jogja

Cenil

Cenil terbuat dari adonan tepung tapioka, biasanya ditambah pewarna makanan, dan dibentuk menjadi bola-bola kecil atau bentuk lainnya. Makanan ini populer di Jogja dan sering dijual oleh pedagang kaki lima. Pada umumnya cenil disajikan dengan kelapa parut dan gula.

Yangko

Yangko merupakan makanan tradisional asal Jogja yang terbuat dari tepung ketan. Makanan ini mirip dengan kue mochi Jepang, karena isian selai kacangnya manis. Selain sering disajikan dalam format makanan tertutup, Yangko juga nyaman dikonsumsi saat bepergian.

Geplak

Geplak terbuat dari bahan baku tepung beras, kelapa parut, dan gula. Makanan manis khas jogja ini merupakan jajanan yang populer di masyakat Bantul. Geplak memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang khas. Dahulu makanan ini hanya berwarna putih saja, namun seiring berjalannya waktu dibubuhi warna, terutama merah, hijau, dan coklat.

Makanan manis khas Jogja tidak hanya populer karena rasanya, namun juga mengandung sejarah dan kearifan lokal yang patut dilestarikan. Dengan kelezatan yang menggugah selera, makanan manis khas Jogja merupakan bagian tak terpisahkan dari pengalaman kuliner di kota istimewa ini.