WhatsApp

Kudapan Khas Jogja – Kudapan, juga terkenal sebagai camilan atau makanan ringan merupakan jenis makanan yang tidak termasuk dalam menu utama seperti sarapan, makan siang, maupun makan malam. Pada umumnya makanan ini untuk menunda rasa lapar sementara, menghasilkan sedikit tenaga, atau sekadar menjadi konsumsi karena rasanya yang enak.

Kudapan Khas Jogja

Di Indonesia terdapat beragam jenis kudapan yang memiliki kekhasan masing-masing. Termasuk di Jogja, yang budaya kulinernya mendapat banyak pengaruh dari Kraton Yogyakarta serta budaya lainnya. Berikut adalah aneka jenis kudapan khas yang dapat kita temukan di berbagai wilayah di Jogja.

Songgo Buwono

Songgo Buwono
Songgo Buwono

Songgo Buwono adalah makanan yang terdiri dari roti sus dengan isi ragut ayam, serta penyajiannya dengan telur rebus, acar, selada, dan saus mustard. Makanan ini merupakan hasil akulturasi budaya Jawa dan Barat.

Pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII, penyajian Songgo Buwono biasanya pada acara-acara tertentu di Kraton Yogyakarta. Dalam penyajiannya, makanan ini mempunyai simbol dan makna tertentu, yaitu:

Semua simbol tersebut memiliki makna yang mendalam dan melambangkan keberagaman dan keselarasan di bumi.

Kapiratu

Kapiratu
Kapiratu

Kapiratu merupakan makanan pembuka khas Kraton Jogja yang terbuat dari daging sapi giling, lalu digulung dengan dadaran telur. Pada umumnya, kapiratu bisa menjadi hidangan pembuka. Pada penyajiannya, makanan ini biasanya dalam jumlah yang lumayan banyak dan berbarengan dengan dengan hidangan yang lainnya.

Makanan ini adalah salah satu hidangan khas Kraton yang siapa pun dapat mencobanya. Selain itu, dengan bahan-bahan yang cukup sederhana dan cara pengolahannya yang mudah, bisa menjadikannya sebagai alternatif untuk makanan ringan.

Prawan Kenes

Prawan Kenes
Prawan Kenes

Prawan Kenes dalam terjemahan bahasa Indonesia memiliki arti gadis muda yang menarik perhatian. Hidangan ini merupakan makanan tradisional khas Keraton Jogja yang dibakar dan diolah dengan areh santan. Perawan Kenes sangat menjadi kegemaran keluarga dan kerabat kerajaan serta merupakan salah satu hidangan yang istimewa.

Tapak Kucing

Tapak Kucing
Tapak Kucing

Tapak Kucing adalah makanan khas Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang mana merupakan kudapan favorit Sultan Hamengku Buwono VIII. Makanan ini terbuat dari pisang yang dihaluskan dan dicampur dengan tepung ketan, lalu dibentuk menyerupai tapak kucing dan digoreng sampai warnanya menjadi kecoklatan. Pada penyajiannya, Tapak Kucing umumnya menjadi makanan penutup atau sebagai kudapan.

Bendul

Bendul
Bendul

Bendul merupakan salah satu makanan khas Jogja yang terbuat dari singkong yang dihaluskan dan dicampur dengan kelapa parut, kemudian dipanggang. Makanan ini konon termasuk salah satu favorit Sultan Hamengku Buwono VIII dan IX.

Kudapan ini memiliki nama bendul karena bentuknya yang menyerupai hiasan atau elemen yang terdapat di bagian atas gunungan grebeg Kraton Yogyakarta.

Roti Jok

Kudapan khas Jogja lain yang perlu kita coba juga adalah Roti Jok. Roti Jok adalah makanan yang asalnya dari perpaduan masakan Jawa dan Eropa yang merupakan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VII. Roti Jok terbuat dari tepung beras dan tepung terigu dan biasanya penyajiannya dengan semur ayam.

Itulah beberapa contoh kudapan khas Jogja tradisional yang bisa kita temukan di Yogyakarta. Hidangan-hidangan tersebut secara eksklusif dihidangkan di Bale Raos dengan olahan resep yang autentik dan sajian yang menarik. Jadi jangan lupa mampir ke Bale Raos untuk mencoba berbagai sajian kuliner menarik yang belum tentu ada di tempat lain.